Diduga depresi, warga Tangerang bunuh diri di Jembatan Tunggul Mas, Lowokwaru
Diduga depresi akibatkan persoalan, AgL (23) warga Kelapa Dua, Tangerang, Banten mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri melompat dari atas jembatan Tunggul Mas, Lowokwaru, Senin (6/5).

Elshinta.com - Diduga depresi akibatkan persoalan, AgL (23) warga Kelapa Dua, Tangerang, Banten mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri melompat dari atas jembatan Tunggul Mas, Lowokwaru, Senin (6/5).
Kapolsek Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Kompol Anton Widodo menyatakan, korban pernah melakukan upaya bunuh diri pada tahun sebelumnya.
“Dari keterangan kakak korban kalau ia (korban) pernah mencoba bunuh diri hanya saja dicegah dan diberi pengertian akhirnya tidak jadi,” ujar Anton seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El-Aris, Rabu (8/5).
Kemudian korban bertemu dengan teman melalui aplikasi game hingga berteman dan hendak ke Malang.
“Sabtu ia masih sempat ke Batu namun minggu sempat bilang kalau mau pamit dan senin sudah lost contact. Bahkan kakaknya yang ada di Jakarta tidak bisa menghubungi dan meminta tolong pada dua saksi ke sekitar jembatan Tunggulmas karena posisi HP-nya ada di situ,” jelasnya.
Dua orang saksi ini berupaya mencari di sekitar jembatan, namun tidak ditemukan dan saat itu sempat foto-foto kemudian topinya lepas dan jatuh ke bawah jembatan.
“Saat itu dengan penerangan di kamera HP diarahkan ke bawah dan melihat sosok wanita yang tergeletak kemudian dibantu warga lapor ke Polsek Lowokwaru pada hari Senin pukul 23.00,” ujarnya.
Petugas harus meminta bantuan tim Damkar mengingat ketinggian dan sulitnya medan ke lokasi.
“Dari keterangan kakaknya yang dihubungi di rumahnya ditemukan sepucuk surat yang intinya ia pamit dan mengakhiri hidupnya di Malang. Hanya saja guna memudahkan penyidikan polisi masih menunggu persetujuan keluarga guna dilakukan outopsi dalam jika keluarga tidak setuju maka dilakukan outopsi luar hanya saja harus ada persetujuan keluarga,” ringkasnya.
Terkait waktu kematian korban diperkirakan terjadi antara 5-10 jam sebelum ditemukan di bawah jembatan Tunggul mas, imbuh Kapolsek Lowokwaru.